Belajar Variable di PHP

4 min read

Variable adalah konsep fundamental dari setiap bahasa pemrograman komputer, termasuk PHP. Variabel dapat berisi nilai-nilai apapun, misalnya, angka-angka tertantu atau teks biasa, tetapi juga bisa berupa struktur yang lebih kompleks seperti daftar khusus atau bahkan gambar. Dalam bagian ini, Anda akan mempelajari dasar-dasar bagaimana menggunakan variabel, bagaimana cara penggunaannya yang tepat, dan bagaimana cara mengirim satu variabel ke variabel lain antara dua halaman PHP yang berbeda.

Dasar PHP Variables

Dalam PHP, teks atau angka-angka disimpan dalam PHP variabel, sehingga nantinya dapat ditampilkan di layar keluaran menggunakan perintah echo.

Variabel di PHP selalu dimulai dengan tanda dolar ($), yang secara langsung diikuti dengan nama variabel yang dikehendaki, kemudian ada tanda "sama dengan" (=), dan berikutnya untuk teks diapit dengan tanda kutip (''), diikuti oleh titik koma sebagai perintah terminator (;).

Nama variabel bisa sesuka hati. Namun, harus diperhatian bahwa huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Dalam contoh belajar ini kita akan selalu menggunakan huruf kecil agar mudah saja dalam pemahamannya.

Sebagai contoh, variabel dalam PHP mungkin terlihat seperti ini:

<?php
$name = "Louis Armstrong";
?>

Contoh di atas mendefinisikan variabel $name dengan isi berupa teks, Louis Armstrong.

Perlu dicatat bahwa nama-nama variabel bisa menggunakan huruf atau underscore. Sementara angka tidak boleh digunakan sebagai inisial.

Jika kita "mendefinisikan" variabel dua kali, maka kita akan override atau menimpa isi dari variabel sebelumnya. Perinta echo hanya akan menampilkan isi dari variabel saat ini. Tentu saja, perintah echo juga harus mengikuti definisi nama variabel, karena PHP sendiri adalah bahasa yang ditafsirkan (interpreted) dan membaca kode baris demi baris dari atas ke bawah.

Jika echo diletakkan di depan variabel, maka dalam hal ini kita memanggil variabel yang tidak ditentukan sehingga output yang ditampilkan dilayar akan kosong.

Anda bisa lihat contohnya langsung di bawah ini:

<?php
$name = "Louis Armstrong";
echo "Nama saya adalah $name";
?>

Output:
Nama saya adalah Louis Armstrong

Kita juga dapat menimpa isi variabel dengan hanya memasukkan nilai baru ke variabel tersebut:

<?php
$name = "Louis Armstrong";
echo "Pertama, Nama saya adalah $name <br />";
$name = "Jacky Chan";
echo "Kemudian nama saya adalah $name";
?>

Output:

Pertama, Nama saya adalah Louis Armstrong

Kemudian nama saya adalah Jacky Chan

Anda juga dapat menyisipkan variabel tambahan atau teks ke variabel yang ada.

<?php
$name = "Louis ";
$name.= "Armstrong";
echo $name;
?>

Output: Louis Armstrong

Jika sebuah variabel atau teks ingin "ditambahkan" ke variabel yang sudah ada, hal ini dilakukan dengan menambahkan tanda titik di depan tanda sama dengan. Perintah ini memberitahu PHP bahwa teks setelah tanda sama dengan atau variabel harus ditambahkan ke variabel yang ada. Penggabungan variabel secara teoritis dapat diperpanjang lagi dalam jumlah yang tak terbatas.

Selain itu kita juga dapat menggunakan tanda titik langsung di echo:

<?php
$name = "Louis";
echo "Nama saya adalah ". $name. " Armstrong";
?>

Di sini kita memiliki output yang digabungkan. Pertama, kita menampilkan nama pertama, setelah tanda kutip kita tambahkan titik dan kemudian naman variabel. Setelah variabel, kita dapat mengakhiri output dengan tanda titik koma, tetapi di sini kita memilih menambahkan teks lagi, Armstrong.

Tentu saja, hal ini juga bisa dilakukan dengan variabel. Berikut contohnya:

<?php
$color = "red";
$text = "We have one ". $color. " House";
echo $text;
?>

Metode yang seperti ini akan lebih sering kita gunakan nantinya.

Jenis-jenis variabel

Anda dapat menentukan berbagai macam nilai dalam suatu variabel. Dalam artikel ini (juga disebut string) teks disimpan, di artikel berikutnya angka (juga disebut bilangan bulat) juga disimpan dalam sebuah variabel. PHP sendiri sebenarnya merupakan bahasa pemrograman
typeless, artinya, PHP secara otomatis akan menentukan apakah isi variabel merupakan jenis (teks, angka, dll) tanpa kita sebutkan jenis variabel tersebut seperti di bahasa pemrograman lain, misal Java.

Namun demikian, Anda juga harus tahu jenis dasar nilai-nilai variabel yang ada di PHP:

Integer: Sebuah variabel integer berisi hanya bilangan bulat, yaitu, angka tanpa tanda koma.
String: adalah variabel yang berisi teks/kalimat/kata.
Float: Floating-point number, yaitu, angka dengan tanda koma (tanda titik = Inggris).
Double: Dalam PHP, bisa dikatakan sama seperti float cuman daya tampung nilainya lebi besar.
Bool: adalah nilai variabel berupa true dan false

Sebagai contoh:

<?php
$integer = 15; // an integer variable
$string = "a lot of text"; // a string
$float = 15.5; // a number with a point
$bool = true;
?>

« »